News IT
— Faktanya, kehidupan dipenuhi dengan tantangan. Bisa jadi Anda tengah mengalami masa sulit di semesternya. Atau mungkin lingkungan kerja Anda cukup menyebabkan ketegangan.
Bisa jadi ikatan yang telah kau bangun kelihatan kompleks, ataupun mungkin perkembanganmu belum sesuai dengan ekspektasimu. Saya mengerti bagaimana susahnya untuk tetap termotivasi ketika segalanya tampak bertentangan.
Otak kita cenderung enggan saat berhadapan dengan kondisi tak nyaman, sehingga sering kali kita memilih untuk mundur. Namun kenyataannya, meski otak sudah berteriak, “Cukup!” ternyata tubuh masih memiliki sumber daya yang belum terpakai. Yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan tentang bagaimana merangsang potensi tersebut.
Di sinilah konsep
toples kue
Mari kita lihat penjelasannya. Toples kue tersebut dijelaskan dalam video dari YouTube Better ThanYesterday.
Apa Itu Toples Kue?
Toples kue
Istilah tersebut populer digunakan oleh David Goggins, seorang bekas anggota Navy SEAL, atlit ultra-marathon, pencetak rekor dunia Guinness untuk gerakan pull-up, dan diakui sebagai salah satu pria dengan kekuatan mental tertinggi.
Menghadapi berbagai rintangan yang menantang, Goggins menyimpan seluruh memorinya tentang prestasi-prestihsnya di dalam “kaleng kue” khayalan.
Tiap kali dia mau berhenti, dia ambil sepotong kue dari toples itu sebagai pengingat tentang saat di mana dia sempat melewati kesulitan dengan sukses sebelumnya.
Kisah Lahirnya Toples Kue
Goggins merancang ide tersebut ketika berencana mengumpulkan dana untuk Special Operations Warrior Foundation, yaitu suatu organisasi yang menyediakan beasiswa bagi putra dan putri prajurit yang tewas dalam tugasnya.
Oleh karena itu, dia bersumpah akan ambil bagian dalam perlombaan lari yang paling sulit di planet ini, yaitu Badwater 135. Untuk dapat bergabung dengan acara tersebut, dia perlu menjalani dan meraih finish beberapa maraton jarak pendek sepanjang 100 mil terlebih dulu.
Dengan cepat, dia mendaftar dalam suatu kompetisi lari 24 jam dan mencoba menyelesaikan jarak hingga 100 mil. Dia melakukannya tanpa ada pemanasan atau persiapan terlebih dahulu. Yang bahkan lebih mengherankan, sebelumnya ia belum pernah berlari melewati satu mil dalam setengah tahun ini.
Kira-kira 25 mil, dia merasa mulai letih. Pada mil kelima puluh, seluruh tubuhnya terasa hampir runtuh. Saat mencapai mil ketujuh puluh, dia menyadari ada darah pada urinannya serta mengalami diare yang menetes dari kakinya. Dengan pasrah duduk di tanah, ia pun bertanya:
“Kenapa aku masih melakukannya?”
Selanjutnya, dia merenungkan kembali setiap momen tak mungkin yang berhasil dihadapinya. Dia memikirkan rasanya menjadi pemenang. Perasaaan tersebut digunakannya sebagai sumber energi untuk tetap maju. Walaupun badannya dipenuhi dengan luka dan darah, dia pun akhirnya menuntaskan jarak sejauh 100 mil tersebut.
Itulah kekuatan toples kue.
Cara Membuat Kotak Penyimpanan Kuemu Sendiri
Mungkin Anda belum menjadi seorang pelari ultramaraton, tetapi tentu saja ada saat-saat di mana Anda harus menaklukkan tantangan sulit dan berhasil melaluinya. Inilah “trophynya” Anda. Dan Anda memerlukan sebuah kotak untuk menyimpannya dengan baik.
ambil satu lembar kertas. catat setiap kesuksesan yang pernah kamu capai. hasilnya tak perlu selalu signifikan; bisa juga berupa hal-hal kecil seperti membersihkan piring saat sebenarnya enggan untuk itu.
Atau menaklukkan ketakutan untuk berbicara di hadapan publik. Atau pulih dari periode depresi. Semuanya merupakan tantangan.
Ketika Anda merasa mau berhenti, baik ketika belajar, bekerja, mendirikan bisnis, mempertahankan kondisi bugar, atau hal lainnya, ambil sebuah kue dari toples Anda dan pilihlah satu. Ingat seberapa tangguh Anda pada saat tersebut.
Temukan lagi semangat berani dan meraih kemenangan tersebut. Jadikan hal itu sebagai sumber tenaga positif.
Namun ingat, tubuh Anda juga memerlukan istirahat.
Sama pentingnya adalah mengetahui batas diri sendiri. Meskipun Goggins luar biasa, tak setiap orang perlu atau bahkan seharusnya mendorong tubuh mereka hingga mengalami pendarahan saat BAB.
Terkadang, mengakui kekalahan tidak selalu berarti kewalan, justru ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda perlu waktu untuk berehat. Perhatikan sinyal dari tubuh Anda. Jangan remehkan petunjuk alami yang mendorong Anda agar beristirahat. Waktu santai pun merupakan elemen penting dalam mencapai efisiensi kerja.
Terakhir: Kue Hari Ini, Juara Besok
Toples kue tidak hanya berkenaan dengan kenangan lalu. Sebenarnya ini merupakan cara untuk meningkatkan kekuatan mental. Penggunaan yang lebih sering akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tangguh.
Pada suatu hari kelak, saat kamu menemui hambatan yang baru, bukan berarti kamu harus berkata “saya tidak dapat melakukannya”, tetapi sebaiknya ucapkan “saya sanggup menjalani ini”.
Oleh karena itu, pada hari ini, saat Anda ingin mengundurkan diri,ambil sebuah kue dari toples Anda. Nikmati kekuatan lama yang masih melekat dalam diri Anda. Kemudian lanjutkan langkah Anda dengan penuh semangat.
***
