Press "Enter" to skip to content

Chandra Warga dari Majene Akan Tetap Berangkat Haji Bersama Ibu, Meski Awalnya Dinyatakan Batal

admina 0


TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE –

Chandra, salah satu dari para Calon Jemaah Haji (CJH) yang berasal dari Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, secara resmi diketahui akan berangkat untuk melaksanakan ibadah haji pada tanggal 7 Mei 2025.

Sekarang sebelumnya, dia pernah dihebohkan dengan kabarnya tak dapat berangkat lantaran namanya nggak ada dalam daftar calon pendamping jemaah.

Chandra mengatakan bahwa kesalahan tersebut terjadi ketika petugas memasukkan datanya dan ternyata lupa mencantumkannya sebagai pendamping sang ibu, yang juga akan berangkat haji pada tahun ini.

“Saya sempat tidak bisa ikut keberangkatan karena namanya tak dicantumkan di daftar pendamping. Katanya si pemandu lupa waktu memasukan datanya,” jelas Chandra ketika ditemui Tribun Sulbar.com lewat panggilan telpon pada hari Minggu (20/4/2025).

Akan tetapi, karena ada penambahan masa pendaftaran calon jemaah haji beserta pembayaran lunas yang diperkenankan oleh Kementerian Agama (Kemenag), Chandra pada akhirnya masih memiliki kans untuk ikut serta.

“Alhamdulillah, berkat adanya penambahan tenggat waktu untuk mendaftar dan melunasi biaya hingga tanggal 25 April, serta untungnya masih tersisa satu tempat terbuka, saya pun dapat diizinkan untuk ikut mendampingi ibu,” paparnya.

Pada saat bersamaan, Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Majene, Muslim, mengakui bahwa perpanjangan masa tunggu oleh Kemenag Provinsi Sulawesi Barat membuka kesempatan bagi jemaah seperti Chandra, yang awalnya tertahan karena masalah Administratif.

“Setelah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Agama provinsi, kami mendapatkan informasi bahwa proses pendaftaran dan pembayaran dapat diperpanjangan, dan ternyata terdapat satu slot tersisa untuk pendamping,” jelas Muslim ketika dimintai konfirmasi oleh Tribun Sulbar.com di tempat kerjanya pada hari Minggu, 20 April 2025.

Menurut dia, Chandra akan ikut serta dengan 239 jemaah haji dari Majene yang menjadi bagian dari rombongan ke-11. Rencananya mereka akan meninggalkan tempat pada tanggal 7 Mei 2025 melalui pelabuhan pemberangkatan di Makassar.


Laporan jurnalis Tribun Sulbar.com Anwar Wahab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *