News IT, PALOPO
– Diketahui sebanyak 104 jamaah calon haji (JCH) dari Kota Palopo dinyatakan tidak dapat melaksanakan hak pilihnya dalam proses pemilihan suara ulang (PSU) untuk Pemilu Wali Kota Palopo.
KPU mengatur ulang pemilihan susulan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menyangkut sengketa hasil Pilkada 2024.
PSU diadakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2025.
Terdata 125.572 penduduk Palopo terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Namun, 104 orang dari mereka gagal memilih karena pergi haji.
Pemilihan suara dimulai pada jam 07.00 WITA di 260 Tempat Pemungutan Suara yang terletak di seluruh kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Pada saat yang sama, 104 jemaah calon haji telah berangkat dari Palopo menuju Asrama Haji Sudiang di Makassar pada hari Sabtu (24/5/2025), setelah menunaikan salat subuh.
Karena waktu keberangkatannya bertepatan dengan hari pemungutan suara, mereka diumumkan sebagai tidak dapat menggunakan hak pilihnya.
“Mereka (JCH dari Palopo) tidak dapat menggunakan hak suaranya sebab jadwal keberangkatannya bertepatan dengan pemungutan suara ulangan. Kehadiran mereka juga tak mungkin ditundanya mengingat penjemputan di Asrama Haji direncanakan pada hari ini jam 15.00 WITA,” ungkap Kabag Kesra Setda Palopo, Lukman, saat berbicara dengan News IT, Jumat (24/5/2025).
Walaupun begitu, pemerintah masih mengharapkan agar warga tidak kehilangan kesempatan untuk menggunakan hak suaranya dan memilih pemimpin yang terbaik untuk Kota Palopo.
Sebelumnya, seorang JCH dari Palopo bernama Subhan menyatakan keinginannya untuk terus menggunakan hak pilih pada PSU Pilkada tersebut.
“Secara sejatinya, aku amat berkeinginan untuk memilih dalam pemilihan suku cadang terapan mendatang, namun dikarenakan kesibukan keberangkatan yang bertepatan dengan tanggal pemungutan suara, maka sayalah yang tidak dapat menyuarakan aspirasiku,” ungkap Subhan.
Seratus empat jamaah calon haji (JCH) tidak dapat memundahkan perjalanan mereka menuju Makassar karena harus sampai di asrama haji paling telat pada hari Sabtu menjelang petang.
Mereka akan tinggal di tempat itu untuk menyelesaikan berbagai tes, yang meliputi pemeriksaan medis.
Romadlon JCH Palopo direncanakan keberangkatan mereka menuju Tanah Suci pada hari Minggu (25/5/2025).
(*)