Internet dan Informasi–
Mendekati pertandingan seru pada minggu ke-29 Liga 1 Indonesia musim 2024/2025, Madura United tampil dengan keyakinan yang kuat. Dibawah arahan Alfredo Vera, tim ini berencana untuk bertarung melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (20/4), pukul 19:00 WIB.
Pelatih Madura United, Alfredo Vera, menggarisbawahi bahwa timnya siap memberikan yang terbaik. Pertandingan kali ini sungguh penting dan tidak boleh disepelekan.
“Kami terus bersemangat dan berkonsentrasi pada laga yang sungguh vital ini, menghadapi tim kuat seperti Persebaya,” ungkap Vera saat konferensi pers, Sabtu (19/4).
Dia mengonfirmasi bahwa skuadnya dalam kondisi prima walaupun jeda waktu untuk persiapan cukup pendek. Madura United baru-baru ini menyelesaikan pertandingan sulit di babak semifinal AFC Challenge League 2024/2025 melawan Svay Rieng FC pada hari Kamis (17/4), yang digelar di Stadion Gelora Raya, Gresik.
Walaupun rasa lelah belum hilang sepenuhnya, Vera tetap percaya bahwa timnya mampu memberikan penampilan terbaik mereka. Dia yakin dengan mentalitas dan kepribadian para pemainnya yang sudah siap untuk mengatasi segala tekanan.
“Waktu untuk persiapan mungkin kurang baik, namun kami memiliki antusiasme dan motivasi yang sangat tinggi,” ungkap sang pelatih dari Argentina tersebut.
Menurutnya, kelelahan tidak boleh menjadi alasan untuk bermain kurang maksimal dalam pertandingan penting tersebut. Vera menegaskan kepada seluruh pemain agar tetap fokus dan siap melawan tantangan yang datang dari Persebaya Surabaya. Walaupun pasukan Green Force pernah memiliki performa labil, namun mereka masih mempunyai kemampuan superior.
“Mereka adalah tim yang konsisten dan selalu bertahan di puncak,” kata Vera.
Dia mengharuskan anak asuhannya agar tidak sekali pun lengah saat pertandingan berlangsung. Keadaan Persebaya Surabaya yang kekurangan dua pemain penting belum tentunya menjadikan Vera merasa puas. Bruno Moreira serta Malik Risaldi pasti akan melewatkan laga karena telah menerima jumlah kartu kuning cukup tinggi.
Meskipun demikian, Vera menggarisbawahi bahwa kehadiran kedua pemain tersebut tidak otomatis membuat pertandingan menjadi lebih sederhana. Waspadalah terhadap semua pemain tim lawan.
“Saya tak paham siapa saja yang bakal bergabung, namun kita perlu bersiap dan berfokus pada tanggung jawab individu masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, Persebaya Surabaya masih merupakan tim berisiko tinggi yang dapat mengagetkan lawannya setiap saat. Meskipun Madura United tampil dengan antusiasme dan persiapan matang, Vera tidak memungkiri bahwa dukungan dari Presiden Klub Achsanul Qosasi adalah aspek vital. Hadirnya Achsanul telah menyuntikkan semangat baru ke dalam skuad tersebut.
Vera berpendapat bahwa komunikasi berkala dengan sang presiden memberi rasa dihormati dan diperhatikan bagi para pemain. Selain itu, Achsanul turut hadir ketika Madura United berhasil mengalahkan Svay Rieng FC.
“Komunikasi dan semangat selalu hadir dari Pak Achsanul. Ini sangat menguntungkan untuk tim,” ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.
Motivasinya sang pemimpin klub dipercaya dapat memberikan dorongan ekstra. Apalagi ketika Madura United harus mengatasi tekanan berat untuk meraih angka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBL).
Pada saat yang sama, Bek dari Madura United, Ibrahim Sanjaya, turut menggarisbawahi bahwa timnya sudah siap. Semua anggota tim berkomitmen untuk mentaati dan melaksanakan arahan sang pelatih dengan penuh disiplin.
“Ibrahim mengatakan bahwa mereka masih memfokuskan diri pada laga esok hari,” katanya.
Dia pun menyebut bahwa tim sangat yakin dapat mendapatkan poin walaupun bertanding di markas lawan. Sanjaya mengaku bahwa persiapan tim agak sempit. Akan tetapi, para atlet tidak ingin menjadikannya dalih untuk performa yang kurang baik.
Dia pun menuturkan bahwa skuad tersebut telah menerima arahan spesifik guna mengantisipasi serangan kilat ala Persebaya Surabaya. Konsentrasi, ketertiban, serta koordinasi menjadi pilar penting yang bakal mereka terapkan.
“Apa pun itu, kami siap menerapkan strategi yang dilontarkan oleh sang pelatih,” katanya.
Menurutnya, kerjasama antar pemain serta sikap mental merupakan aspek terpenting bagi Madura United. Pada saat ini, klub tersebut duduk di peringkat ke-14 dalam tabel klasemen sementara Liga 1. Dari total 28 pertandingan yang telah dilakoni, mereka meraih 27 angka dengan rincian tujuh kali menang, enam seri, dan dua belas kali tersentuh oleh kekalahan.
Malah sebalinya, Persebaya Surabaya bermain cukup kokoh dan stabil. Dengan arahan pelatih Paul Munster, tim ini menempati posisi yang aman di urutan ketiga dengan raihan 49 angka, didapat dari 14 kali kemenangan, tujuh seri, serta tujuh kekalahannya.
Walaupun posisinya di bawah dalam hal peringkat, Madura memiliki aspirasi yang tinggi untuk mengamankan poin saat bermain di Surabaya. Dorongan tambahan dari Achsanul Qosasi dipercaya akan membedakan pertandingan tersebut.
Vera berharap semua pemain bisa menunjukkan performa terbaik mereka di pertandingan penting kali ini. Setiap laga yang tersisa ibarat final bagi Madura United untuk keluar dari zona bahaya.
Di lingkungan yang memanas dengan tekanan tinggi di Stadion Gelora Bhayu Tangguh, pertandingan ini pasti akan sangat ketat. Madura United datang dengan motivasi kuat, taktik terbaik, serta dukungan total dari para pengurus tim untuk menumbangkan tuan rumah Green Force.
