JAKARTA, ITNews
Dikenal sebagai komedian berpengalaman, Indro Warkop DKI ternyata merupakan putra dari seorang jenderal pada era Orde Lama.
Indro menyebutkan bahwa ayahnya dulunya merupakan pemimpin intelijen pertama di Indonesia.
“Sebelumnya bernama DPKN, Dinas Pengawas Keselamatan Negara,” demikian kutipan dari pernyataan Indro yang diambil dari YouTube Maia AlElDultv pada hari Selasa, 27 Mei 2025.
“Saya kebetulan ayah mendirikan dan menjadi kepala intelijen pertama di Indonesia,” tambahnya.
Pelawak yang bernama penuh Indrodjojo Kusumonegoro tersebut kemudian mengatakan, meskipun sang bapak adalah seorang jenderal, keluarganya tetap memilih untuk hidup secara sederhana.
“Tidak (punya banyak uang),” kata Indro.
“Saya tidak memiliki kendaraan mewah, apalagi sebuah mobil,” tambahnya.
Setelah kematian sang bapak, harta warisan yang ditinggalkannya hanya berupa angsuran rumah.
“Hanya memiliki kredit rumah,” ujar Indro.
Sebaliknya, pada waktu tersebut, keluarga tidak dapat merealisasikan harapan bapak agar dikuburkan di Jawa Tengah, tempat pemakaman keluarga.
“ayahku berniat dikuburkan di pemakaman keluarganya yang berada di Jawa Tengah,” ujar Indro.
Namun, dikarenakan selama masa penyakit tersebut harus menanggung biaya pengobatan pribadi, saat sang bapak wafat, keluarga tidak mempunyai dana untuk memindahkan jenasah sang ayah ke Jawa Tengah.
Ayah Indro akhirnya dikuburkan di TMP Kalibata berkat usaha Kapolri yang hadir dan secara khusus memintanya kepada ibu sang anak.
“Kepala Kepolisian Nasional itu sendiri yang datang ke rumahku untuk meyakinkan ibu saya,” jelas Indro.
“Sekarang dulu, ayah saya (dalam keluarga) tidak bersedia (di makamkan di Kalibata), tetapi hanya bisa menerima kenyataan karena kurangnya uang yang membuat mereka berencana membawanya pulang ke Jawa Tengah, pada akhirnya dia dimakamkan di Kalibata,” jelasnya.
Berikut ini informasinya, bapak dari Indro Warkop DKI yaitu Inspektur Jenderal Polri (Purn) Mohammad Umar Tabat.
