ITNews
Perhatikan informasi paling baru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yaitu BMKG yang mengeluarkan data gempa teranyar di Pacitan, Jawa Timur pada hari Selasa, 27 Mei 2025.
Pada kesempatan kali ini, BMKG mengumumkan adanya guncangan gempabumi yang terjadi di bagian baratdaya Pacitan, Jawa Timur.
Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa gempa terbaru yang terjadi di bagian baratdaya Pacitan, Jawa Timur memiliki kekuatan sebesar 5.9 skala magnitude.
Waktu kejadian gempabumi kali ini di bagian baratdaya Pacitan, Jawa Timur sekitar pukul 07:55:04 WIB.
Lokasi guncangan gempa yang terakhir di wilayah baratdaya Pacitan, Jawa Timur adalah pada posisi koordinat 10.43 LS dan 110.25 BT.
Pada pengumumannya, BMKG menyatakan bahwa pusat guncangan terakhir yang terjadi 2 menit ago berlokasi 267 km ke baratdaya dari Pacitan, Jawa Timur.
BMKG mengatakan bahwa gempa terbaru di bagian baratdaya Pacitan, Jawa Timur, berlokasi pada kedalaman 10 Kilometer.
Informasi tentang gempa terbaru di bagian barat daya Pacitan, Jawa Timur dikabarkan oleh BMKG melalui halaman X resmi mereka @infoBMKG.
#Gempa Magnitude:5.9, Tanggal:27-Mei-2025 Pukul:07:55:04 WIB, Lokasi:10.43 LS, 110.25 BT (267 km Barat Daya Pacitan-Jawa Timur), Ketebalan:10 Km #BMKG
Disclaimer:
Informasi ini menekankan kecepatan, oleh karena itu hasil pemrosesan datanya belum tetap dan mungkin masih berubah sejalan dengan peningkatan ketersediaan datanya,”
Tuliskan BMKG pada halaman resmi X @infoBMKG.
Berdasarkan tingkat kekuatan gempa menurut Skala Ke kuat an Gempa Maksimal Dirasakan Individu (MMI) seperti diambil dari situs web BMKG, informasi mengenai level MMI ini bisa dipahami.
I MMI
Guncangan dari gempa bumi hanya bisa dirasakan dengan jelas di kondisi tertentu dan oleh sebagian orang saja.
II MMI
Goncangan akibat gempa dapat dirasakan sebagian orang, di mana barang-barang ringan tergantung seperti lampu hias ikut berayun.
III MMI
Guncangan dari gempa bumi terasa sekilai di dalam bangunan.
Guncangan pada lantai teras sepertinya bertambah saat truk melaju.
IV MMI
Di tengah hari, suara gemuruh gempa terdengar di dalam rumah yang menjangkiti banyak orang, sementara di luar sebagian kecil orang merasakannya juga. Kali ini, peralatan keramik retak, jendela serta pintu bergetar dengan keras bahkan dinding pun ikut mengeluarkan bunyi.
V MMI
Gelombang getaran dari guncangan gempa bisa dirasakan kebanyakan orang; mereka panik lari kesana kemari, piringan keramik retak atau punah, peralatan jatuh di mana-mana, tiang serta objek besar nampak goyang, sementara bandul pada bel menggantung diam.
VI MMI
Gelombang getaran dari guncangan gempabumi terasa oleh setiap individu.
Banyak orang kaget dan langsung melarikan diri, plester dari dinding rontok dan cerobong asap di pabrik mengalami kerusakan kecil.
VII MMI
Setiap orang di dalam rumah pergi.
Rumah mengalami kerusakan kecil namun memiliki struktur dan konstruksi yang solid.
Pada struktur yang memiliki kualitas kurang memadai, muncul keretakan dan beberapa bagian telah hancur, sementara itu cerobong asap juga patah.
Dan getarannya bisa dirasakan oleh penumpang yang sedang berada di dalam kendaraan tersebut.
VIII MMI
Gangguan kecil pada struktur gedung yang kokoh.
Retaknya gedung yang memiliki struktur tidak solid, tembok lepas dari rangka hunian, chimneys pabrik serta patung runtuh, air menjadi keruh.
IX MMI
Rusaknya gedung berkonstruksi tangguh, rangka hunian jadi bengkok, retakan muncul di mana-mana.
Kediaman itu kelihatan berpindah dari dasar semula. Saluran air di dalam bangunan tersebut patah.
X MMI
Gedung berbahan dasar kayu yang kokoh mengalami kerusakan, konstruksi hunian melepas diri dari fondasi, permukaan bumi retak dengan lengkungan rel, material tanah runtuh di setiap aliran air serta area-area miring.
XI MMI
Gedung-gedung yang tersisa sangat terbatas.
Jembatan rusak, terjadi lembah.
Tabung di bawah tanah tak bisa digunakan lagi, tanah retak, dan jalurnya sangat berkelok-kelok.
XII MMI
Musnah sepenuhnya, ombakan terlihat di atas tanah.
Lanskap menjadi suram, objek dilempar ke angkasa.
(*)
Berita Gempa Terkini
(ITNews/Amiruddin)
Periksa Kabar Terbaru Tribun Kaltara di
Google News
