News IT
– Nama Fajar Nurdiansyah, biasa disebut Fajar Noor, mendadak jadi pusat perhatian publik karena telah menempati posisi Runner Up di kontes bakat Indonesian Idol tahun 2025 ini.
Pemuda berasal dari Medan ini dilahirkan pada tahun 2004 dan menampilkan penampilan mengagumkan dalam acara Babak Result and Reunion yang diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 19 Mei 2025.
Dia berkompetisi sengit dengan Shabrina Leanor yang pada akhirnya menjadi juara pertama.
Walaupun hanya menduduki peringkat kedua, Fajar Noor masih berhasil membawa pulang hadiah berupa sebuah mobil baru ditambah dengan uang tunai senilai Rp100 juta.
Pertaruhannya di pentas Indonesian Idol sungguh layak untuk dianugerahi apresiasia.
Dia muncul sebanyak dua kali pada malam puncak yang juga mempengaruhi keputusan penilaian terakhir.
Sebelum terkenal melalui Indonesian Idol, Fajar Noor sudah lebih dahulu mengembangkan dirinya sebagai pembuat konten bernyanyi di platform TikTok.
Suaranya yang unik serta sikapnya yang rendah hati sukses menarik perhatian pengguna internet.
Menariknya lagi, Fajar sebenarnya masih berkerabat dengan Mesa Hira, pemenang peringkat tiga Indonesian Idol 2025.
Mereka berdua adalah sepupu yang saat ini sama-sama meraih kesuksesan dalam industri musik tanah air.
Ini menarik perhatian masyarakat terhadap asal-usul keluarganya.
Riwayat Keluarga Fajar Noor
Fajar Noor, seorang pemuda dari Medan yang lahir pada tanggal 23 Mei 2004, terkenal karena nada suara vokalnya yang halus serta ekspresi emosi yang mendalam.
Di sisi lain, dari tampilannya yang mengagumkan, terdapat cerita menarik seputar asal-usul keluarganya serta pengaruh kedua orangtuanya dalam menciptakan Fajar seperti saat ini.
Dalam wawancara pada acara Rumpi No Secret, Fajar menyatakan bahwa dari usia muda dia memang sudah berambisi menjadi pemain sepak bola profesional.
Orangtua Fajar, khususnya bapaknya, memberikan dukungan total untuk hobi unik miliknya tersebut.
Terkadang, Fajar juga pernah ikut serta dalam beberapa turnamen sepak bola yang terhormat, seperti Liga 3 dan Piala Suratin.
Dari bidang sepak bolanya dia memperoleh kesempatan beasiswa untuk meneruskan pendidikannya di fakultas Agroteknologi.
Meski bakat musikal Fajar telah nampak sejak kecil, kedua orang tuanya masih saja berkeberatan saat dia ingin mengambil serius karir di bidang menyanyi.
Penjelasannya sangat jelas, Fajar belum pernah ambil bagian dalam pelajaran vokal atau pun pendidikan musik resmi sebelumnya.
Segala keahliannya di bidang menyanyi datang dari latihan pribadi serta talenta yang dimilikinya secara naluriah.
Karena merasa kurang percaya diri serta tidak mendapatkan dukungan lengkap diawal, Fajar memulai kariernya dengan bernyanyi tanpa sepengetahuan banyak orang.
Ia kerap merekam
cover
Lagu diputar di ruangan saat dia merasakan kegelapan akibat rasa malunya, khawatir bila bakatnya akan diremehkan.
Namun siapa sangka,
cover
–
cover
Yang dibagikan di TikTok malah menjadi viral dan sukses menarik perhatian miliaran pemirsa.
Beberapa video bahkan mencapai 23 juta tayangan, termasuk
cover
Lagu “Rumah Singgah” yang menjadi puncak perubahan dalam jalannya kariernya bagi Fajar.
Semanis prestasi Fajar semakin meningkat, sikap kedua orang tuanya terhadap jalannya karir di bidang musik juga ikut berubah.
Mereka kini malah menjadi penopang utama dalam petualangannya di industri hiburan.
Pada saat diwawancarai, Fajar Noor mengatakan bahwa kedua orang tuanya yakin akan ketekunan serta kerja kerasnya.
Mereka pun kemudian mengakui bahwa dunia tarik suara merupakan takdir bagi sang buah hati, dan saat ini telah menjadi sebagian dari perjalanan Fajar bersama karirnya sebagai bakat muda di bidang musik. ***
