News IT
–Di belakang kesuksesan SSC Napoli musim ini ada beberapa pilar penting. Diantaranya adalah penyerang sekaligus kapten Romelu Lukaku dan gelandang Scott McTominay.
Meski dalam pertandingan penutup melawan Cagliari, mereka berdua menjadi pahlawannya. Partenopei berhasil unggul 2-0 atas Cagliari di pekan terakhir Serie A Italia yang digelar di Stadio Diego Armando Maradona pada hari Sabtu (24/5). Gol-gol Napoli dicetak oleh McTominay (42′) dan Lukaku (51′).
Dengan kedua gol tersebut, Napoli berhasil meraih total 82 poin dari 38 pertandingan. Napoli memimpin dengan selisih satu poin di depan rival terdekat mereka, Inter Milan, yang memiliki 81 poin.
Baik McTominay maupun Lukaku memiliki sejarah bersama dengan tim. Kedua pemain tersebut pernah membela Manchester United dari Liga Primer Inggris. Mereka bahkan menjadi ancaman besar saat masih berkostum Si Setan Merah.
Pada musim ini, kedua pemain tersebut memiliki peranan penting bagi Partenoperi terutama dalam hal produktivitas.
McTominay mencetak 12 gol di Serie A dan 1 gol di Coppa Italia. Sedangkan Lukaku meraih 14 gol di Serie A dan tidak ada gol di Coppa Italia.
Mengapa McTominay menjadi sangat produktif di Napoli dan Serie A? Di suatu wawancara dengan
The Athletic
, pemain tim nasional Skotlandia tersebut berbicara tentang perannya di dalam tim.
Di Napoli, sang pelatih memberikan saya kebebasan mengenai posisi di lapangan. Walaupun saya seorang gelandang bertahan dengan nomor punggungan 6, tapi saya memiliki kesempatan untuk bermain seperti gelandang serang yang biasanya memakai nomor 8 atau bahkan nomor 10.
playmaker
“). Saya tidak mendapatkannya di tim sebelumnya,” ujar McTominay.
Oleh karena itu, usai meninggalkan United, McTominay dan Lukaku pada akhirnya
full
senyum di penghujung musim. Terlebih lagi saat kedua tim tersebut menutup musim dengan gelar, Manchester United justru tanpa trofi dan berada di posisi 16 Liga Inggris hingga pekan ke-37.
