“Labaikallah humma labaik” merupakan frasa talbiyah yang disebutkan oleh para jamaah haji dan umrah saat menginjakkan kaki di tanah suci. Berikut ini adalah bacanya beserta maknanya:
“Labaikallah humma labaik” bermakna pengakuan kesaksamaan yang dinyatakan oleh seorang hamba hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ucapan ini mencegah penyembahan berhalangan dan mencerminkan totalitas kerendahan diri serta permohonan perlindungan kepada Allah semesta alam.
Setiap jemaah
haji
Dan Umrah diperingati menganjurkan untuk sering-menyeringa membaca talbiyah asalkan tak ada halangan selagi melaksanakan ritual tersebut. Talbiyah bisa dikumandangkan ketika senja tiba maupun pagi hari, bersua dengan medan menanjak serta mendaki, bercengkerma bersama-sama, merangkak ke atas kendaraan juga terjun dari situ, setelah selesai sholat, sementara di dalam musholla, bahkan sampai berdiri ataupun duduk.
Mengerjakan pengulangan bacaan talbiah ketika sedang ihram merupakan perbuatan yang disunnahkan dalam ibadah.
haji
Dan Umrah. Hukum sunnah ini diamalkan oleh mazhab Syafi’i dan Hambali.
Imam Abu Hanifah menganggap bahwa pembacaan talbiyah merupakan salah satu syarat untuk validitas ihram. Sedangkan dalam Mazhab Maliki, pendirian tentang kewajiban membacakan talbiyah adalah suatu keharusan.
Imam Abu Ishak Ibrahim bin Ali bin Yusuf Al-Fairuzzabadi Al-Syairazi pada bukunya yang berjudul Al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam al-Syafi’i (terbit tahun 1992 oleh Dar al-Qalam di Damaskus), mengatakan bahwa pengucapan kalimat talbiyah disarankan untuk dimulai sejak niat melakukan haji atau umrah serta saat meninggalkan rumah menuju arah Masjidil Haram di Mekkah.
Imam Abi Ishak Ibrahim juga menganjurkan supaya menyebut talbiah ketika mengalami situasi perjalanan yang sulit, misalnya melewati jalanan naik atau turun bukit. Pada keadaan tersebut, ungkapan talbiah lebih dianjurkan untuk digunakan dibanding dengan kata-kata lainnya.
Jemaah
haji
atau umrah yang sudah melakukan ihram, disunahkan mengucap talbiah dengan suara dikeraskan bagi laki-laki. Bagi wanita, kalimat talbiah diucapkan secara pelan.
Setelah berniat, jemaah mengucapkan doa Talbiyah bersama-sama.
ihram
Miqat merujuk pada lokasi tertentu yang ditetapkan sebagai titik awal bagi Muslim untuk memulai ihram. Pada saat mereka mengucapkan kalimat talbiah, para jamaah secara resmi memulai ibadah haji atau umrah mereka.
Bagi para jamaah haji khususnya, talbiyah harus diucapkan secara berkelanjutan hingga penyerahan batu kecil di Aqabah selesai pada tanggal 10 Zulhijah. Sesudah itu, ungkapan talbiyah akan digantikan oleh takbir.
Berikut lafal talbiah
haji
Dan Umrah dalam bahasa Arab, penulisan Latin, serta maknanya:
1. Bacaan Labaikallah Humma Labaik dalam bahasa Arab
Labbayka Allahumma labbayk, tidak ada sekutu untukmu labbayk. Sesungguhnya puji dan nikmat adalah milikmu serta kerajaan juga untukmu tanpa ada sekutu.
2. Lyrics Labaika Allahumma Labaik Latin
Labbaika allahumma labbaik, Labbaika tidak ada sekutuMu untuk-Mu labbaik. Sesungguhnya puji dan nikmat serta kekuasan adalah MilikMu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.
3. Makna Bacaan “Labaikallah Humma Labaik”
Saya tiba untuk menjawab pemanggilanMu wahai Tuhan. Saya tiba untuk menjawab pemanggilanMu. Saya tiba untuk menjawab pemanggilanMu. Tidak ada sesembahan selain Engkau. Saya tiba untuk menjawab pemanggilanMu. Benar-benar segala pujian, karunia, dan semua kekuatan hanya Milikmu. Tidak ada sesembahan selain Engkau.
Anjuran, setelah menyelesaikan pembacaan talbiyah, adalah dengan mengucapkan salawat untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam lalu meminta surga dan keridhoannya kepada Allah Ta’ala serta berteduh pada-Nya dari api neraka. Selanjutnya, orang tersebut dapat berdoa kepada Allah tentang hal-hal yang disukainya.
Selawat untuk nabi dapat dibacakan dengan uraian seperti ini:
Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.
Ya Allah, berikanlah salaman dan keselamatan kepada Nabi Muhammad serta keluarga Nabi Muhammad.
Artinya: “Ya Allah berikanlah kebahagiaan dan ketentraman kepada kenangan suci baginda Rasulullah Muhammad dan kerabatnya.”
-
Talbiah diucapkan setelah berniat memasuki ihram dari titik miqat ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah.
haji
atau umrah. - Setelah itu, talbiah diucapkan saat menjalani ibadah haji atau umrah selanjutnya.
- Untuk para jamaah haji, periode pembacaan talbiyah berakhir setelah mereka menyelesaikan ritual melempar jumroh di Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah. Sesudah itu, pengucapan talbiyah digantikan dengan takbir.
- Untuk jemaah umrah, periode pembacaan talbiyah berakhir saat mereka siap untuk memulai tawaf.
Tautan untuk mengunduh lagu Labaikallah Humma Labaik
Bacaan talbiah “Labaikallah humma labaik” penuh bisa diakses dalam bentuk file audio MP3. Di bawah ini adalah link untuk mendownloadnya:
Tautan Unduhan untuk Audio Bacaan “Labaikallah humma labaik”
Arab
