Press "Enter" to skip to content

Legenda Sriwijaya FC Disebut Akan Bergabung dengan PSPS Pekanbaru di Liga 2 2025/26: Respons Ferry Rotinsulu

admina 0


ITNEWS, PALEMBANG –

Seiring akan dimulainya kompetisi Liga 2 yang dihelat oleh Pegadaian pada musim 2025/26, mantan pemain Legends Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu disebut-sebut akan bergabung dengan PSPS Pekanbaru.

Akun @bertuahbless serta PSPS.news menginformasikan bahwa eks pelatih penjaga gawang Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu termasuk dalam daftar calon yang bakal dibahas untuk bergabung dengan staf kepelatihan PSPS Pekanbaru pada musim mendatang sebagai asistennya.

Tetapi setelah dicek, Ferry Rotinsulu sang penjaga gawang utama Sriwijaya FC menyatakan bahwa hal tersebut masih sebatas kabar beredar dan dia memang telah menerima tawaran.

“Memang terdapat beberapa penawaran, namun masih berupa spekulasi,” ujar mantan kiper Persijatim, tim pra-sebutan Sriwijaya FC, dalam wawancara dengan IT NEWS pada hari Rabu, 28 Mei 2025.

Ferry Rotinsulu, seorang legenda hidup dari Sriwijaya FC, memutuskan untuk menghentikan diskusi tentang kontraknya lantaran sampai saat ini pihak manajemen belum membayar tunjangan gaji serta down payment (DP) yang menjadi haknya.

“Jika pertanyaannya adalah apakah saya masih di sini atau tidak, sepertinya hal itu tak perlu diperdebatkan,” ujar Ferry Rotinsulu.

Ferry menyatakan bahwa dia sudah mendapatkan penawaran dari tim lainuntuk musim depan.

Namun, dia menggarisbawahi bahwa masih akan terus memberi prioritas pada Sriwijaya FC asalkan pengelola menunjukkan niat baik dalam menangani masalah finansial mereka.

“Saya memang menerima beberapa penawaran dari tim lain, namun saat ini saya belum dapat membahasnya. Saya masih menantikan pembayaran hak milik kami. Prioritas utama saya tetap adalah Sriwijaya FC,” tandasnya.

Saat ini, Direktur Olahraga dari PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, menyampaikan bahwa keputusan tentang pelatih kiper akan diambil secara penuh oleh Coach Achmad Zulkifli.

“Bagi posisi pelatih kiper, kita tinggal menunggu persetujuan dari head coach,” kata Anggoro.

Manajemen Sriwijaya FC tetap menolak untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang situasi Ferry Rotinsulu karena ada tagihan gaji serta uang muka yang belum diselesaikan kepada para pemain, pelatih, dan staf administratif dalam rentang waktu 1 hingga 2 bulan terakhir ini.

Ferry Rotinsulu juga berharap agar permasalahan finansial ini cepat terselesaikan, mengingat Sriwijaya FC merupakan tim besar yang memiliki catatan sejarah panjang.

Dia juga menekankan pentingnya manajemen untuk menuntaskan masalah tersebut sesegera mungkin guna melindungi kepercayaan publik pada tim, apalagi setelah peluncuran proyek pengembangan pemain muda EPA SFC U-20 yang pastinya akan memerlukan dana cukup banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *