Press "Enter" to skip to content

MotoGP Inggris 2025: Kecemerlangan Yamaha dan Impian Fabio Quartararo Tak Kalah dengan Rider Ducati

admina 0


Berita terkini dari pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menyatakan kegembiraannya atas kemajuan positif yang dicatat oleh produsen peredam getaran dalam seri MotoGP tahun 2025 mendatang.

Fabio Quartararo meraih hasil yang lumayan menggembirakan di sesi latihan bebas MotoGP Inggris tahun 2025.

Dia mendapat posisi kedua sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 57,342 detik pada sesi latihan yang berlangsung di Sirkut Silverstone, Northamptonshire, Inggris, pada hari Jumat tanggal 23 Mei 2025.

Kemajuan Yamaha dapat dianggap luar biasa setelah mendapatkan hasil yang positif terkait dengan kecepatannya ketika memasuki serinya di Benua Eropah.

Tiga pengendara motor YZR-M1 berhasil maju secara otomatis ke sesi Q2 di MotoGP Inggris tahun 2025.

Jack Miller dari tim Prima Pramac Yamaha serta Alex Rins yang membela Monsters Energy Yamaha akan bersaing dengan Quartararo demi mendapatkan tempat pertama pada grid start.

Quartararo sendiri peraih
pole position
pada dua ronde balapan yang tersisa.

Juara Dunia MotoGP 2021 merasa lebih bersemangat setelah pembaharuan mendadak ternyata sukses dijalankan akhir pekan ini.

“Tim memberi tahu saya bahwa kita punya sesuatu yang mengejutkan, tapi belum sepenuhnya,” ujar Quartararo dilansir dari News ITdari
Crash.net.

Ini merupakan prototipe awal, bukan model yang terbuat dari bahan karbon. Beban barang ini agak lebih berat, namun menurutku hal tersebut menjadi suatu kelebihan dan aku berniat untuk memakainya.

Perbaruan yang dibahas berfokus pada aspek aerodinamikanya. Quartararo kelihatan mengendarai motor dengan modifikasi tersebut.
winglet
anyar yang bentuknya bergelombang.

Winglet
Hal itu telah dicoba oleh Quartararo selama sesi uji coba pribadi yang dilaksanakan setelah Grand Prix Prancis hingga sebelum Grand Prix Inggris. Meskipun demikian, ia tak mengira bahwa perangkat tersebut dapat digunakan pada saat balap walaupun belum berupa versi akhir.

“Di samping itu, Alex (Rins) kurang menggemarinya, sehingga cukup mudah untuk menentukan siapa yang akan memakai aerodinamika,” lanjutnya.

Quartararo menyebutkan bahwa ada perubahan dalam desainnya
winglet
membantunya saat berbelok.

Walaupun selisih yang dialaminya tidak terlalu signifikan, kesesuaian antara persepsi Quartararo tentang motornya dan data dari telemetri ternyata sesuai.

Itu menjadikannya percaya untuk melakukan homologasi.
fairing
barunya.

Pembalap asal Prancis tersebut mencoba swingarm baru di sesi latihan bebas pertama, namun tidak menggunakannya kembali saat sesi latihan berikutnya.

“(Swingarm) yang baru sama sekali tidak berfungsi dan saya beralih kembali ke standarnya untuk beberapa waktu,” jelasnya.

Kemajuan Yamaha ditegaskan oleh Quartararo yang menyebut motor timnya sangat handal saat melakukan satu putaran saja.

Kekuatan M1 di babak kualifikasi meningkat lagi setelah sempat merosot sejak tahun 2022.

Quartararo, yang dapat disebut sebagai salah satu pemimpin kecepatan lari tunggal, pernah merasakan kelaparan untuk mendapatkan posisi start terdepan selama kurang lebih tiga tahun.

Permasalahan yang masih ada adalah laju perlombaan yang mengharuskan kesinambungan sejak awal sampai akhir dan pengelolaan ban yang baik.

Sepertinya sekarang kita sudah memulai lagi dengan kecepatan satu putaran, dan kita sedang berusaha keras agar kecepatan dalam race bisa ditingkatkan.

“Harapannya kami bisa mengatasi masalah kecepatan lomba, walaupun kondisi saat ini telah cukup baik,” ungkap sang pembalap dari Nice, Prancis tersebut.

Quartararo mencoba agar tak membuat perubahan besar pada motornya dan hanya fokus pada beberapa detil halus saja tanpa memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang ini.

Sejak balapan di Qatar, El Diablo tetap menggunakan perlengkapan utama yang tidak berubah.

” Kami memodifikasi sebagian besar hal namun hanya beberapa detil yang berbeda, dan disinilah letak perbedaan nya, dan ini seringkali menjadi salah satu kelebihan utama saya yaitu mampu mencapai batas kemampuan dalam satu putaran,” katanya.

Quartararo juga merasa girang karena bukan hanya dia sendiri yang mengalami peningkatan performa di motornya Yamaha. Kepemilikan kecepatan dari para pembalap Tim Ducati lainnya semakin memperkuat keyakinannya tentang kesempatan mereka untuk kembali bangkit.
(Note: There seems to be an error here as Ducati riders were meant instead of ‘Garpu Tala’ which means Fork Beard referring possibly to Yamaha)
Corrected version:
“Quartararo juga merasa gembira bahwa tidak hanya ia saja yang mendapatkan peningkatan pada motornya Yamaha. Keberhasilan para pembalap tim Yamaha lainnya membuatnya semakin yakin dengan peluang untuk bangkit.”

Yamaha kian mendekat pada tujuan utama yakni tidak berjarak jauh dari kompetisi bersama para pebalap Ducati yang menguasai lapangan.

“Kami bertujuan seclose mungkin ke Aprilia dan KTM,” ujar Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, seperti dikutip dari sumber tersebut.
Motosan.es
.

We always maintain a similar performance level with Honda. Our aim is to become the second team after Ducati.

“Pada beberapa perlombaan ya, namun pada lomba lainnya belum demikian. Tujuan tersebut perlu diraih sebelum berakhirnya tahun,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *