Internet dan Informasi
, JAKARTA – Perusahaan
teknologi finansial
(
fintech
OttoDigital menyediakan fasilitas pinjaman online sebagai pilihan dana instan untuk para pekerja.
Tantangan kestabilan perekonomian lokal mempengaruhi penurunan kemampuan konsumen untuk melakukan pembelian, serta dampaknya pada kenyamanan pekerja. Sikap majikan yang aktif dalam menghadirkan opsi keuangan yang dapat diandalkan dan terjamin menjadi elemen yang signifikan dan tepat sasaran.
Kepala Produk Pertumbuhan dan Pemasaran OttoDigital Grace Sunarjo mengatakan bahwa dari perspektif bisnis, situasi tersebut tak sekadar memengaruhi kesejahteraan para pekerja secara pribadi, namun juga bisa berimbas pada efisiensi serta fokus mereka di tempat kerjanya.
“Walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 tercatat sebesar 5,02%, namun adanya tantangan dari luar negeri seperti volatilitas kurs rupiah serta melambatkannya perekonomian dunia memberikan dampak negatif. Keadaan tersebut menjadi lebih buruk lagi akibat penurunan kegiatan ekonomi saat masa lebaran,” ungkapnya pada pernyataan resmi, Jumat (18/4/2025).
Berdasarkan data, terjadi penurunan angka pemudik sebanyak 24%, sehingga hanya ada 146 juta orang. Hal ini menggambarkan beban keuangan yang dialami oleh berbagai keluarga Indonesia pada saat itu.
Di samping itu, tingkat inflasi rata-rata hingga bulan Maret 2025 mencapai 1,03%, yang lebih rendah dari perkiraan pasar serta tujuan Bank Indonesia, mengindikasikan ada pengurangan kemampuan konsumen untuk membeli barang.
Akhirnya, usai perayaan lebaran, sebagian besar pekerja kembali ke tempat kerja dalam situasi keuangan yang memprihatinkan. Beban pengeluaran seperti pulang kampung, memberikan Tunjangan Hari Raya kepada keluarga, berbelanja perlengkapan idul adha, serta biaya tidak terduga lainnya telah menyebabkan banyak di antara mereka merasakan tekanan ekonomi.
Saat masa akhir bulan belum tiba, sebagian pekerja bisa mempertimbangkan opsi cepat seperti mengambil pinjaman ketika uang gaji masih lama.
online
“, yang sayangnya sering kali mengakibatkan terjerumus ke dalam jebakan kredit illegal dengan suku bunga tinggi,” lanjutnya.
Maka, platform tekfin yang menjadi bagian dari Grup Salim menemukan bahwa jasa pinjaman digital semakin penting seiring peningkatan kebutuhan karyawan untuk mendapatkan dana secara instan lewat sistem daring. Selain itu, mereka juga bisa memperolehnya dengan tarif kompetitif serta pembayaran angsuran dilakukan secara otomatis langsung terpotong dari penghasilan pokok setiap bulannya.
Saya kami juga mengawali pembangunan OttoKasbon sebagai
win-win solution
Untuk perusahaan dan pekerjanya. Dari sudut pandang pekerja, mereka akan memiliki akses ke dana darurat yang aman dan cepat tanpa memberi beban tambahan pada perusahaan, sebab skema tersebut dirancang sesuai dengan regulasi SDM setiap perusahaan,” terangkan dia.
Di satu sisi, perusahaan bisa mempertahankan kestabilan timnya tanpa terlibat dalam pengelolaan tagihan secara manual ataupun cemas akan bahaya peminjaman tidak sah. Solusi ini tak butuh proses integrasi teknologi rumit; sehingga mampu diimplementasikan dengan mudah serta efisien guna menyediakan dukungan finansial yang aman buat para pekerja mereka.
“Melalui penyediaan fasilitas pinjaman yang terbuka, perusahaan tak sekadar mendukung karyawan dalam menghadapi situasi sulit saat kondisi keuangan sedang berat, namun juga meningkatkan ikatan jangka panjang yang saling memberikan manfaat,” papar Grace.
