Press "Enter" to skip to content

PSSI Umumkan Putusan Sidang: 15 Sanksi Ditetapkan, Denda Capai Ratusan Juta!

admina 0


ITNews

-Merespon insiden pemicu flares di tribun yang terjadi pada minggu ke-33 BRI Liga 1 musim 2024/2025, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sudah merilis kesimpulan dari rapat penanganan pelanggarannya.

Komdis mengadakan sidang pada dua hari yang berbeda, tepatnya tanggal 20 dan 21 Mei. Dua belas hukuman dikenakan terhadap klub-klub ternama yang bertanding di BRI Liga 1. Salah satu dari mereka adalah juara musim ini, Persib Bandung, bersama dengan tim-tim senior lainnya.

Sebagaimana diambil dari akun Instagram seorang analis sepak bola pada hari Senin (26/5), Komdis secara berani mengenakan sanksi cukup keras dan bervariasi bagi para pemain, suporter, tim, serta sampai penyelenggara permainan ini. Apalagi karena adanya kelalaian dalam pemanfaatan.
flare
hingga
smoke bomb
mendekati pertandingan pamungkas Liga 1.

Di dalam unggahan tersebut, diketahui adanya beragam tindakan pelanggaran yang diidentifikasi oleh Komdis PSSI bersama dengan hukuman yang dialami oleh tim sepak bola, suporter, atlet, sampai penyelenggara acara.


Hasil Persidangan Komdis PSSI padaTanggal 20 dan 21 Mei 2025


1. Jesús Maneses Sabater dari tim Malut United

Satu pemain belakang yang berasal dari Spanyol itu menerima hukuman dari Komite Disiplin PSSI lantaran menghambat upaya tim lawannya dalam mencetak gol dan secara otomatis diberikan kartu merah. Karena kesalahannya tersebut, dia dijatuhi hukuman tidak boleh bertanding selama satu kali pertandingan serta terkena denda senilai Rp 10 juta.


2. Tim Barito Putera

Komdis menghukum tim tersebut karena pada satu pertandingan tertentu, tujuh pemain menerima kartu kuning secara bersamaan. Sebagai akibat dari pelanggarannya, Barito Putera dikenai denda senilai Rp 50 juta.


3. Muhammad Kemaluddin

Seorang atlet dari tim Madura United diharuskan menghadapi konsekuensi dari Komite Disiplin setelah terjadi pelanggaran yang parah melalui perbuatannya yang kekerasan melewati batas sehingga ia pun diganjar kartu merah instan. Sebagai akibatnya, pria tersebut dilarang bertanding selama dua kali pertemuan serta diminta untuk membayar denda senilai sepuluh juta rupiah.


4. Tim Bali United FC

Klub yang berdiri sejak tahun 1989 tersebut terpaksa mendapatkan hukuman keras dari Komite Disiplin akibat perilaku para pendukung Bali United FC. Pendukung klub itu dilempari dengan botol kosong dari bagian Tribun Timur sisi Utara dan bahkan sempat membakar halangan di dalam stadion.
flare
Dengan jumlah besar di tribun utara, sampai melempar kembang api yang nantinya dilepaskan ke area lapangan. Karena perbuatan itu dilakukan oleh para penonton, tim ini dikenakan denda senilai Rp 220 juta.


5. Klub Bola Bali United FC

Komdis memberikan hukuman ke tim tersebut karena meninggalkan lapangan tanpa melewati jalur yang ditentukan.
mixed zone
, serta diwajibkan membayar denda sebesar Rp 25 juta.


6. Klub PSBS Biak

Tim yang berasal dari timur tersebut dijatuhi denda senilaiRp 100 juta karena para pendukung PSBS Biak terlibat dalam insiden membakarlima buah barang.
flare
dan satu
smoke bomb
dari Tribun Selatan.


7. Klub Persita Tangerang

Akibat para pendukung Persita Tangerang yang membakar api
flare
, petasan, serta kembang api dengan jumlah besar, klub berasal dari Tangerang dikenakan denda senilai Rp 120 juta.


8. Tim Penyelenggara Pertandingan Persita Tangerang

Komdis menyebutkan bahwa tim penyelenggara tidak berhasil memprediksi kehadiran suporter Persib Bandung sehingga dikenakan denda sebesar 25 juta rupiah.


9. Klub Persib Bandung

Komdis menemukan pelanggaran karena terdapat suporter Persib Bandung yang berperilaku sebagai pendukung tim lawan pada saat pertandingan, sehingga klub ternama dari Bandung dihukum dengan denda sebesar Rp 25 juta.


10. Klub Persib Bandung

Penyebaran api oleh para pendukung Persib yang datang sudah dimulai
flare
Dan petasan tersebut mengakibatkannya dihukum denda senilai Rp 100 juta.


11. Hardiansyah Muslimin

Seorang pejabat PSM Makassar melaksanakan perayaan berlebihan yang dialamatkan ke rekan kerjanya di areaVIP, hal ini mengakibatkannya menerima sanksi tegas dari Komdis.


12. Penyelenggara Pertandingan PSS Sleman

Komdis menemukan adanya peristiwa pembuangan botol minuman Mineral.
smoke bomb
ke area lapangan sampai menyentuh aset permainan. Di samping itu, juga menyalakan
flare
dengan jumlah besar hingga mengakibatkan penonton merasa sesak napas dan perlu dibawa ke rumah sakit terdekat.

Pelanggaran terakhir meliputi insiden kericuhan di area luar stadion yang menewaskan beberapa orang dengan luka-luka. Sebagai konsekuensinya, Komdis memberikan hukuman larangan penonton selama dua kali berturut-turut sebagai tuan rumah dan juga mencabut hak untuk menyaksikan permainan tersebut mulai musim 2025/2026 beserta denda finansial senilai Rp 270 juta.


13. Komite Penyelenggara Laga untuk PSS Sleman

Komdis menganggap panitia gagal dalam pencegahan hadirnya suporter Persija Jakarta sehingga dikenakan denda sebesar Rp 25 juta kepada mereka.


14. Klub PSS Sleman

Pemasangan spanduk berisi pesan provokatif oleh para pendukung PSS Sleman terjadi, sehingga Komdis mengeluarkan peringatan tegas.


15. Klub Persija Jakarta

Suporter Persija yang mendukung tim lawan di sebuah pertandingan dikenakan denda sebesar Rp 25 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *