
Israel sekali lagi menghantam Gaza. Kali ini, mereka melakukan serangan udara yang menyebabkan 54 korban tewas pada hari Sabtu (19/4).
“Sebanyak 54 orang telah tewas akibat serangan udara yang dilancarkan Israel di Gaza semenjak pagi hari, dan angka tersebut kemungkinan besar masih akan bertambah mengingat bom-bom masih terus jatuh hingga saat ini,” ungkap Mahmud Bassal, perwakilan dari badan keamanan sipil Gaza.
AFP.
Israel benar-benar sedang agresif menyerbu Gaza dalam beberapa hari terakhir. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan mengatakan bahwa mereka akan menjalankan operasi militer besar yang baru di Gaza.
Dia juga menyebutkan niat untuk melepaskan seluruh orang yang masih ditahan oleh Hamas tanpa menerima persetujuan terlebih dahulu tentang pembicaraan dengannya.
“Saya percaya bahwa kita dapat mengirim kembali para tahanan ke rumah mereka tanpa harus taat pada perjanjian yang dibuat bersama Hamas,” katanya.
Inilah merupakan komentar perdana Netanyahu setelah Hamas menyampaikan tawaran baru untuk pembicaraan damai secara tetap di wilayah Gaza.
“Kami berada di tahap yang sangat penting dari operasi militer kami, dibutuhkan kesabaran dan tekad untuk mencapai kemenangan,” kata Netanyahu.
