Pemain sayap tim nasional Indonesia, Zaira Kusuma, menyatakan bahwa pasukan Garuda Pertiwi bakal melakukan latihan intensif (TC) di Yogyakarta pada hari Minggu yang dekat ini, tepatnya tanggal 20 April 2025.
Tim Nasional Sepak Bola Wanita Indonesia direncanakan akan berkumpul lagi untuk melaksanakan sesi latihan bersama.
Bagi skuad wanita Indonesia mulai dari kategori umur U-17 sampai senior, hal tersebut merupakan salah satu regu yang mengikuti pelatihan berkemah dalam waktu lama.
Sebenarnya hal itu tidak terlalu mengherankan lantaran persaingan untuk tim perempuan dalam Liga Indonesia hingga kini masih belum tersedia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yang tadinya menyebutakan bahwa Liga 1 Putri 2026 akan digelar, memperpanjang lagi jadwal turnamen tersebut.
Pemimpin utama pada tanggal 23 Februari 2025 menyebutkan bahwa turnamen Liga 1 Putri ditunda hingga tahun 2027.
Erick Thohir menyatakan bahwa penangguhan turnamen Liga 1 Putri terutama disebabkan oleh kurangnya jumlah pemain berbakat dalam sepak bola wanita yang belum sebanding dengan tingkat kedalaman di liga pria.
Oleh karena itu, opsi paling ideal untuk Tim Nasional Wanita Indonesia adalah menggelar latihan berkemah dalam waktu lama.
Ketika ditemui di Garuda Store, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Zaira Kusuma membeberkan tentang rencana mendatang tim nasional sepak bola wanita Indonesia.
Pemain yang baru berumur 18 tahun itu menyatakan kalau dirinya serta timnya sedang dalam masa liburan.
Akan tetapi, tim nasional sepak bola wanita Indonesia senior akan mengikuti latihan khusus di Yogyakarta mulai tanggal 20 April 2025.
Zaira Kusuma mengatakan bahwa ini merupakan kali terakhir tim nasional wanita sepak bola Indonesia melakukan training camp di Jepang pada bulan Maret tahun 2025 yang lalu.
Saat latihan keras di Jepang, skuad Merah Putih pun turut serta dalam pertandingan persahabatan dengan bermain melawan beberapa tim dari perguruan tinggi.
“Zaira Kusuma mengatakan saat ini sedang musim off-season, di mana timnya tengah istirahat tanpa jadwal latihan atau training camp,” papar dia ketika merespons pertanyaan dari Internet dan Informasi pada hari Sabtu, 19 April 2025.
“Kemarin tepat saat kita kembali dari perjalanan ke Jepang, yang mana kurang lebih adalah satu setengah minggu sebelum hari raya,” katanya.
“Setelah lebaran, ada istirahat tambahan selama seminggu. Namun, bagi yang lebih berpengalaman, latihan kembali kemungkinan akan dimulai besok pada tanggal 20 April di Yogyakarta,” terangnya.
Eks Kapten Tim Nasional U-17 Indonesia tersebut menyatakan bahwa dia sebenarnya masih bingung tentang tujuan dari TC yang digelar di Yogyakarta kali ini.
Akan tetapi, skuad akan disatukan kembali untuk sesi pelatihan bersama.
Pemai yang biasa dipanggil Zoe menyebutkan bahwa tim nasional wanita Indonesia memang akan disatukan kembali guna merawat dan mempertahankan keadaan fisik dari seluruh pemainnya.
Selain itu, karena Liga 1 Putri belum ada di Indonesia, dia menganggap hal ini sebagai metode untuk mempertahankan kebugaran para pemain.
Zaira Kusuma menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui tentang TC Timnas Wanita Indonesia yang akan digelar pada tanggal 20 April tersebut untuk persiapan apa.
Namun, pada jadwal mendatang, tim nasional sepak bola wanita Indonesia memiliki dua pertandingan yang direncanakan.
Tim besutan Satoru Mochizuki dijadwalkan untuk berlaga dalam ajang ASEAN Women’s Championship 2025 serta Kualifikasi Piala Asia 2026.
Tim Wanita Garuda Pertiwi akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Wanita ASEAN 2025 yang dijadwalkan untuk bulan Juni tahun tersebut.
AFF belum memutuskan jadwal yang pasti untuk turnamen tersebut dan masih belum mengetahui kapan tepatnya acara itu akan digelar.
Meskipun demikian, Timnas Wanita Indonesia dijamin menjadi salah satu dari delapan tim yang sudah berhasil lolos, yaitu terdapat Thailand, Vietnam, Filipina, Australia, Kamboja, Myanmar, dan Singapura.
Di luar turnamen itu, tim nasional sepak bola wanita Indonesia juga akan berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Asia 2026.
Pada turnamen kali ini, Zoe serta teman-temannya terletak di Grup D dalam babak kualifikasi Piala Asia untuk wanita tahun 2026, sejajar dengan Taiwan, Kirgistan, dan juga Pakistan.
Pertandingan kualifikasi akan diselenggarakan di Indonesia dari tanggal 23 Juni hingga 5 Juli 2025.
“Jadi, masih belum jelas tentang persiapan apa yang akan dilakukan. Yang utama adalah mereka telah berkumpul untuk melakukan training camp (TC), dan kembali berlatih bersama-sama agar tidak terlalu lama di luar musim,” ujar Zaira Kusuma.
“Karena saat ini masih belum adanya liga atau kompetisi khusus untuk sepak bola wanita,” jelasnya.
Oleh karena itu, jika misalkan sedang musim offline, mereka hanya dapat berlatih sendirian.
Belum tentu terdapat SSB ( Sekolah Sepak Bola ) pula. Oleh karena itu, jika sewaktu-waktu kami memiliki kesempatan untuk melakukan pelatihan khusus, pastinya kami akan segera mengumpulkan tim agar dapat berlatih kembali.
Ketika diminta menjelaskan apakah latihan khusus yang dilakukan di Yogyakarta merupakan langkah menuju kejuaraan sepak bola wanita ASEAN pada tahun 2025, dia mengatakan ya.
Zaira menyatakan masih belum dapat berkomentar banyak, sebab dia belum paham dengan keputusan para pelatih.
“Itu pun saya masih kurang mengerti karena belum diberi informasi oleh sang pelatih dan tim suportif. Oleh sebab itu, saat ini belum dapat berkomentar banyak tentang hal tersebut,” ujarnya.
Itu pun sama sekali belum jelas untukku karena umumnya hanya dihimpun agar mereka tak kehilangan jejak.
